Paket Wisata Green Island

Paket Wisata Green Island, Pantai Pulau Merah & Hutan Djawatan

Harga Mulai Rp 350.000 / pax

Banyuwangi tidak pernah kehabisan cara untuk memenjakan mata para pencinta alam. Ketika popularitas Kawah Ijen dan Pulau Merah sudah sangat masif, pesisir selatan kabupaten ini diam-diam melahirkan sebuah permata baru yang kini kerap dijuluki sebagai “Raja Ampat-nya Jawa Timur” Green Island Banyuwangi.
Artikel dari Vira Travel ini akan menjelaskan tentang orisinalitas Green Island, mulai dari letak geografisnya yang strategis, potensi wisatanya yang eksotis, hingga narasi sejarah dan lanskap geologinya yang unik.

Destinasi Green Island & Sekitar nya

  • Hutan Djawatan
  • Green island
  • Pulau Mbedil
  • Spot T
  • Water Blow
  • Pantai Pulau Merah

Harga Paket Trip Green Island, Hutan Djawatan & Pantai Pulau Merah

  • 2 orang 500rb/orang
  • 3 orangs 450rb/orang
  • 4 orang 425rb/orang
  • 5 orang 400rb/orang
  • 6 orang 375rb/orang
  • 7 orang 350rb/orang
  • 8 orang 350rb/orang
  • 9 orang 350rb/orang
  • 10 orang 350rb/orang
  • 11 orang 350rb/orang
  • 12 orang 350rb/orang

Harga Sudah Termasuk

  • Tiket destinasi
  • Transportasi pp disesuaikan dengan jumlah peserta2-5 peserta : Avanza / Xenia. 6 peserta : Innova Reborn. 7-10 peserta : Hiace
  • Air Mineral
  • Makan Siang 1x
  • Driver Sebagai Tour Guide
  • Dokumentasi
  • Kapal Wisata
  • Life Jacket

Itinerary Wisata Banyuwangi Selatan

  • 08.00 WIB Penjemputan tamu di penginapan/pelabuhan/stasiun area Banyuwangi Kota & Ketapang.
  • 08.10 WIB Perjalanan menuju de djawatan.
  • 09.00 WIB Sampai di djawatan, explore the magical forest dan dokumentasi di beberapa spot di djawatan
  • 10.00 WIB Persiapan lanjut untuk perjalanan ke Pulau Bedil & Puncak Green Island.
  • 11.20 WIB Sampai ke pantai Mustika persiapan menyebrang ke Pulau Bedil.
  • 11.45 WIB Menikmati keindahan Pulau Bedil & Puncak Kemuning/Green Island.
  • 14.00 WIB Persiapan kembali ke Pantai Mustika.
  • 14.15 WIB Sampai di Pantai Mustika dan lanjut makan siang di pantai mustika
  • 14.15 WIB Sampai di Pantai Mustika dan lanjut makan siang di pantai mustika
  • 15.00 WIB Persiapan menuju Pulau Merah.
  • 16.00 WIB Sampai Pulau Merah.
  • 16.30 WIB Sesi foto dan free time.
  • 18.00 WIB Kembali ke hotel, penginapan/pelabuhan/stasiun area Banyuwangi
  • 20.00 WIB sampai di hotel dan trip selesai.
Note : Waktu menyesuakan kondisional dengan peserta dan cuaca pada hari H.

1. Lokasi dan Aksesibilitas Geografis

Secara administratif, Green Island terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kawasan ini berada di zona pesisir selatan yang berhadapan langsung dengan bentangan Samudera Hindia.
Untuk mencapai surga tersembunyi ini, garis operasional perjalanan dapat dianalisis sebagai berikut:

Jalur Darat Menuju Titik Awal : Pengunjung harus menempuh perjalanan darat dari pusat Kota Banyuwangi menuju Pantai Mustika atau Pantai Pancer. Jaraknya sekitar 70-80 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 hingga 2,5 jam.

Jalur Laut (Penyeberangan) : Green Island tidak bisa diakses langsung dengan kendaraan darat karena belum ada jalur darat yang tersedia. Dari bibir Pantai Mustika, Anda harus menyewa perahu wisata tradisional milik nelayan setempat. Proses penyeberangan memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, tergantung pada ritme ombak selatan.

Kondisi geografisnya yang berbentuk teluk terlindung membuat perairan di sekitar Green Island cenderung lebih tenang dibandingkan pantai selatan Jawa pada umumnya yang terkenal dengan ombak besarnya.

2. Eksplorasi Wisata: Gugusan Lanskap “Mini Raja Ampat”

Daya tarik utama Green Island terletak pada struktur visualnya yang tidak biasa untuk ukuran pantai di Pulau Jawa. Alih-alih hanya hamparan pasir lurus, kawasan ini menyajikan gugusan pulau karang (karst) kecil yang diselimuti vegetasi hijau subur.
Ada beberapa titik inti (spot) petualangan yang membentuk ekosistem wisata di Green Island:
• Pantai Mustika
• Perahu Wisata / Nelayan
• Green Island Pantai & Puncak
• Spot T & Goa Bedil

A. Trekking Puncak Green Island

Ini adalah aktivitas wajib. Wisatawan akan ditantang menapaki sekitar 100 anak tangga alami menuju puncak bukit setinggi kurang lebih 200 meter di atas permukaan laut (MDPL). Dari atas gardu pandang kayu ini, Anda akan disuguhi panorama lingkaran penuh: gradasi warna air laut dari hijau toska ke biru pekat, pulau-pulau karang kecil di sekitarnya, serta siluet Pulau Merah dari kejauhan.

B. Goa Bedil dan Spot T (The Hidden Canyon)

Di sekitar Green Island, nahkoda perahu wisata biasanya akan membawa wisatawan melintasi celah karang sempit yang disebut Spot T. Di dekatnya terdapat Goa Bedil, sebuah Lorong goa kecil karang alami dengan air yang sangat jernih di bawahnya. Dinamakan “Bedil” (senjata api/senapan) karena saat ombak besar masuk dan memukul rongga udara di dalam goa, akan terdengar suara dentuman keras menyerupai tembakan.

C. Aktivitas Bahari Snorkeling dan Eksplorasi Pantai

Karena airnya yang bening laksana kristal, area di sekitar pulau karang ini menjadi spot yang ideal untuk snorkeling ringan. Dasar lautnya menyimpan terumbu karang yang mulai tumbuh dan dihuni oleh ikan-ikan kecil pesisir. Bagi yang ingin bersantai, pantai pasir putih di kaki bukit menawarkan ketenangan yang kontras dengan hiruk-pikuk perkotaan.

3. Sejarah, Karakteristik Geologi, dan Narasi Lokal

Membahas sejarah Green Island tidak bisa dilepaskan dari sejarah geologi dan kehidupan masyarakat nelayan di Dusun Pancer.

Karakteristik Geologi Jejak Vulkanik Purba

Secara ilmiah, pulau-pulau kecil di kawasan selatan Banyuwangi (termasuk Green Island dan Pulau Bedil) merupakan sisa-sisa aktivitas vulkanik purba jutaan tahun lalu yang mengalami pengangkatan tektonik dan abrasi air laut terus-menerus. Bukti geologis ini terlihat dari fenomena unik di area sekitar: di bawah lapisan pasir putih koral yang lembut, sebenarnya terdapat lapisan pasir hitam vulkanik. Kontras antara tebing batuan gelap yang kokoh dengan pasir putih ini menjadi signal yang kuat sejarah geologi wilayah tersebut.

Narasi Lokal dan Perkembangan Wisata

Dahulu, jaajran pulau karang ini hanyalah titik tempat berteduh bagi para nelayan tradisional Pancer saat menghadapi cuaca buruk di Samudera Hindia. Vegetasinya yang selalu tampak hijau royo-royo di tengah lautan membuat kawasan ini secara natural disebut sebagai pulau hijau (green island) oleh komunitas lokal maupun pelancong awal.
Kawasan Pancer sendiri memiliki catatan sejarah kelam ketika dilanda bencana tsunami dahsyat pada tahun 1994. Industri pariwisata yang bangkit di kawasan ini termasuk pengembangan Green Island yang berbasis eco-tourism minimalis merupakan bagian dari transformasi ekonomi masyarakat setempat. Nelayan yang dulunya hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan, kini terorganisasi membagi peran sebagai pemandu wisata dan penyedia jasa perahu (boatmen).

4. Analisis Keberlanjutan (Eco-Tourism)

Sebagai destinasi yang relatif baru berkembang, Green Island memiliki keunggulan dari segi keasrian. Minimnya fasilitas buatan manusia (seperti resort atau beton masif) justru menjaga statusnya sebagai hidden gem. Namun, ada beberapa catatan penting untuk keberlanjutan objek wisata ini:
• Kemandirian Wisatawan: Pengunjung wajib membawa perbekalan sendiri (air minum, pelindung matahari, obat pribadi) karena di pulau tidak ada penjual makanan.
• Manajemen Sampah: Aturan ketat diterapkan oleh komunitas kapal lokal agar wisatawan tidak meninggalkan sampah plastik sekecil apa pun di area pulau demi menjaga ekosistem laut.

Maps Green Island Banyuwangi

5/5 - (875 votes)

Comments are disabled